Khutbah Jumat (Edisi 176) Tema : “CAHAYA RAMADHAN AKAN PERGI MENINGGALKAN KITA”

Khutbah Jumat (Edisi 176) Tema : “CAHAYA RAMADHAN AKAN PERGI MENINGGALKAN KITA”

 

Wafizs Al-Amin Center
“Berbagi Cahaya Diatas Cahaya”
Khutbah Jumat (Edisi 176) Tema  :

“CAHAYA  RAMADHAN AKAN PERGI MENINGGALKAN KITA”
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir, Alumni Pondok Pesantren Attaqwa KH.Noer Alie Bekasi dan Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center Bekasi. Mohon Kirim Donasi Anda : Zakat, Infaq, sedekah & Wakaf untuk Pembangunan Asrama Yatim & Dhuafa ke No. Rek.7117.8248.23 (BSI) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. Donasi Anda sangat membantu meringankan beban mereka.
WA : +628161191890
klik aja adjie nung di Link YouTube, Instagram & Facebook
Khutbah ini disampaikan di Masjid JAMl’ AL-AMANAH Perumnas 1, Kota Bekasi. Jumat, 28 Maret 2025 M/28 Ramadhan 1446 H. 


مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله

Hanya menghitung hari, Ramadhan akan pergi meninggalkan kita atau malah kita sengaja yang meninggalkan Ramadhan dibiarkan berlalu begitu saja tanpa mampu menghapus dosa-dosa kita. Tahun akan datang Ramadhan bisa saja datang kembali namun tidak ada jaminan usia kita sampai untuk hari esok.


Ramadhan berakhir ada perasaan gembira karena telah mampu berjuang menghabiskan detik per detik disetiap harinya untuk menambah bekal amal sholeh sebagai persiapan pulang ke kampung akhirat. Ada juga perasaan sedih karena harus berpisah dengan bulan yang penuh ampunan, semua kebaikan nilai pahalanya berlipatganda, berharap semua bulan bisa dijadikan seperti bulan Ramadhan. Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata,

كَيْفَ لاَ تَجْرِى لِلْمُؤْمِنِ عَلَى فِرَاقِهِ دُمُوْع وَ هُوَ لاَ يَدْرِي هَلْ بَقِيَ لَهُ فِي عُمْرِهِ إِلَيْهِ رُجُوْع

“Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak berlinang kala berpisah dengan bulan Ramadhan. Sementara dia tidak mengetahui tersisa dari umurnya untuk kembali bertemu dengannya”. (Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hambali).


مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله

Dipenghujung Ramadhan ini pertahankan jangan sampai kehilangan dua cahaya besar yang dapat menyelamatkan dari dua kegelapan dahsyat, yaitu :

قَالَ اللهُ تَعَالَى لِمُوسَىٰ عَلَيْهِ السَّلَامُ: إِنِّي أَعْطَيْتُ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ نُورَيْنِ كَيْلَا يَضُرَّهُمْ ظُلْمَتَانِ. فَقَالَ مُوسَىٰ: مَا النُّورَانِ يَا رَبِّ؟ فَقَالَ اللهُ تَعَالَىٰ: نُورُ رَمَضَانَ وَنُورُ القُرْآنِ. فَقَالَ مُوسَىٰ: وَمَا الظُّلْمَتَانِ يَا رَبِّ؟ فَقَالَ اللهُ تَعَالَىٰ: ظُلْمَةُ القَبْرِ وَظُلْمَةُ يَوْمِ القِيَامَةِ. (دُرَّةُ الوَاعِظِينَ)

Allah berfirman kepada Nabi Musa as : “Sesungguhnya Aku telah memberi Dua Nur (cahaya) kepada umat Nabi Muhammad, supaya mereka tidak terancam dari dua kegelapan”, lalu Nabi Musa bertanya: “Apa yang dimaksud dengan dua Nur (cahaya) tersebut, Ya Allah?” jawabnya yaitu: “Yaitu Nur (cahaya) romadlan dan Nur (cahaya) al-Qur’an. Kemudian Nabi Musa bertanya lagi: “Apa yang dimaksud dengan dua kegelapan Ya Allah?” jawabnya: “Itulah kegelapan di alam kubur dan kegelapan di hari kiamat”. (Durrotul Wa’izhin).


Pertama, Nur (Cahaya) Ramadhan.

Hadirnya bulan Ramadhan sebagai bukti sifat Rahman dan Rahim Allah untuk umat manusia agar semua dosa-dosanya terhapus dengan berbagai amaliah Ramadhan, karena puasa itu menghapus dosa saat disiang hari, qiyam Ramadhan menghapus dosa saat malam hari, lailatul qodar menghapus dosa bahkan dapat meraih pahala ibadah lebih baik dari 1000 bulan setara denga 83 tahun 4 bulan. Dari Abu Hurairah di mana Nabi saw bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Qiyam Ramadhan (shalat Tarawih). Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim no. 759)

Shalat malam pada Lailatul Qadar. Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari).


Semua amaliah Ramadhan terutama ibadah puasa adalah persiapan bekal untuk pulang kampung akhirat, karena sifat Rahman Rahim Allah itu diaktualisasikan oleh kita dalam wujud Ramadhan ini, Allah menginginkan sekalipun waktunya terbatas hanya satu bulan tapi dengan kasih dan sayangNya diinginkan oleh Allah setiap hamba yang beriman itu punya peluang yang sangat tinggi untuk mendapatkan Rahmat Allah di akhirat berupa surga, maka didatangkanlah setiap tahun sebanyak 12 bulan itu dari sekian kesibukan kita di dunia, hanya 30 hari khusus untuk meningkatkan ketaqwaan personal ini sehingga meningkatkan peluang-peluang untuk mendapatkan Rahmat di akhirat.


Kenapa wujudnya puasa? Karena puasa adalah desain satu-satunya yang menjadikan setiap manusia mudah meningkatkan :

(1). Meningkat amal sholehnya, puasa itu dahsyat mengakumulasikan semua potensi ibadah dilakukan.

(2). Ketika seseorang sudah mulai medapati Ramadhan maka potensi maksiatnya akan terkikis dengan kebaikan-kebaikan itu, maksiatnya dapat ditekan bahkan dihilangkan saat dibulan Ramadhan dengan alasan karena sedang berpuasa.

(3). Ibadah puasa itu dapat menyadarkan diri dari hiruk pikuk dibalik kesibukan dunia yang kita kerjakan, sekali-sekali Allah minta kita sadar, bahwa ingat..!  kamu akan pulang, kalau memang belum bisa ibadah yang optimal, maka bisa dioptimalkan selama ketemu Ramadhan.

(4) Bekal terbaik itu ketaqwaan, maka diujung ayat perintah wajib berpuasa itu agar kamu bisa bertaqwa. Allah swt berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183). Dan orang yang bertaqwa itu sudah Allah siapkan bonusnya berupa surga.

۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ ۝١٣٣

Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,” (QS. Ali 'Imran : 133).

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ ۝١٣٤

“(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali 'Imran : 134).

Sehingga dengan ibadah puasa itu akan dapat menerangi kegelapan alam kubur dan kegelapan dahsyatnya hari qiyamat.


Pertama, Nur (Cahaya) Al-Quran.

Alquran itu diturunkan di waktu yang mulia bulan Ramadhan, sehingga bulan Ramadhan menjadi mulia disebut sayyidu al-syuhur, al-quran diturunkan di hari jumat sehingga jumat ikut menjadi mulia disebut sayyidu al-ayyam, al-quran diturunkan disuatu malam, malamnya pun ikut mulia disebut lailatul mubarokah, turun lailatul qodar di malam itu, al-quran turun melalui malaikat Jibril, malaikt pun ikut mulia menjdi sayyid al-malaikat, al-quran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, Nabi Muhammad pun ikut menjadi mulia disebut sayyidu al-anbiya wal mursalin, al-quran diturunkan di kota Makkah, kota Makkah pun ikut menjadi berkah sampai dengan sekarang, al-quran diturunkan sebagian di kota Madinah, kota Madinah pun menjadi kota berkah. Karena itu jika al-quran sudah ahli dalam satu tempat, satu keluarga, satu masyarakat maka Allah turunkan kemualian itu pada tempat dan orang-orang yang dimaksudkan.


Jika kita ingin mulia dimana saja berada maka muliakan al-quran, jika ingin tenang dari berbagai peroblematika hidup maka bersamailah dengan al-quran. Rasulullah saw bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah beberapa orang berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), mereka membaca Kitabullah (Al Qur’an) dan saling mengajarkan satu dan lainnya di sana, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan hati), mereka akan diliputi rahmat Allah, akan dikeliling oleh para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim).


Pantas saja Imam abu Laits As-Samarqondi berkata :

قال أبو الليث السمرقندي رحمه الله : مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْجُوَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ فَعَلَيْهِ أَنْ يُلَازِمَ أَرْبَعَةَ أَشْيَاءَ وَيَجْتَنِبَ أَرْبَعَةَ أَشْيَاءَ : فَأَمَّا الْأَرْبَعَةُ الَّتِي يُلَازِمُهَا فَمُحَافَظَةُ الصَّلَوَاتِ وَالصَّدَقَةُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ وَكَثْرَةُ التَّسْبِيحِ. فَإِنَّ هَذِهِ الْأَشْيَاءَ تُضِيءُ الْقَبْرَ وَتُوَسِّعُهُ. وَأَمَّا الْأَرْبَعَةُ الَّتِي يَجْتَنِبُهَا : فَالْكَذِبُ وَالْخِيَانَةُ وَالنَّمِيمَةُ وَالْبَوْلُ. تنبيه الغافلين

“Barangsiapa yang ingin selamat dari siksa kubur, maka biasakanlah empat perkara dan hindari empat perkara. Adapun empat perkara yang dibiasakan itu : pelihara sholat, sedekah, membaca al-quran dan memperbanyak tasbih karena semua itu akan menyinari dan memperluas alam kubur. Dan empat perkara dihindari : dusta, khianat, adudomba dan kencing” (tanbih al-ghofilin).


Diantara yang dapat menyelamatkan siksa kubur itu adalah membaca al-quran. Dan banyak manfaatnya jika kita selalu membersamainya. Yaitu :

Pertama, al-quran memberikan kita kesempatan untuk senantiasa mengisi ketenangan dalam jiwa karena al-quran adalah sumber ketenangan bagi jiwa. Allah swt berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Yunus: 57).

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاء وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Al-Isra’: 82)

Nabi sawbersabda,

تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ بِالْقُرْآنِ

“Ketenangan itu datang karena Al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim).


Kedua, memberikan kekuatan tersendiri pada diri kita untuk melepaskan dari persoalan-persoalan hidup yang sedang menimpa, karena itu para ulama seringkali memberikan rumus, ‘jika sedang banyak masalah maka buka mushaf al-quran lalu membacanya maka persoalan itu akan segera sirna, diberikan ketenangan pada jiwa sehingga cerah pikirn untuk merumuskan solusi menyelesaikan persoalan yang tengah dialaminya’.


Ketiga, membaca al-quran dengan niat mengikuti sunah Nabi itu mengumpulkan potensi banyak pahala yang akan menutupi dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Bahkan jangan pernah tinggalkan tiap kali selesai membaca al-quran untuk membaca doanya agar Allah jadikan al-quran sebagai cahaya dan pembela di hari kiamat.

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

 “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله

Mumpung masih berada dipenghujung bulan Ramadhan, berusahalah sungguh-sungguh untuk mendapat cahaya Ramadhan dan cahaya al-quran, semoga kita diberikan kekuatan untuk senantiasa bisa berinteraksi dengan al-quran, mampu menjadikan al-quran sebagai teman di dunia dan syafaat bagi kita di akhirat kelak seperti yang dijanjikan Nabi saw.

ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ

“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.” (HR. Ahmad).

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْم

uanuan


Telah HADIR KBIHU Wafizs Al-Amin Centre (KBIHU WAC), SIIAP MEMBERANGKATKAN JAMAAH HAJI REGULER 2025.
Kenapa Memilih Haji Reguler bersama KBIHU WAC, Karena KBIHU WAC Itu :
#Nyaman
#Dilayani
#Pembimbing Profesional
CP : 08161191890

7 KEUNGGULAN HAJI & UMROH bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Centre Itu :
1. Dibimbing Langsung oleh Ustadz Adjie Nung  (UAN) Pim. Wafizs Al-Amin Center Bekasi. 
2. Umrohnya 7 Kali Umroh saat Musim Haji dan 4 kali Umroh saat musim Umroh dengan 4 Tempat Miqot (Tan'im, Ji'ronah, Hudaibiyah & Thoif Qornul Manazil) 
3. Nyaman, Dilayani & Pembimbing Profesional
4. Fasilitas Umroh Hotel *5 & Transportasi Bis Full Wifi
5. Sholat Qiamullail Berjamaah & Khotmul Qur'an
6. Bermalam 1 Malam Untuk Paket Umroh di Hotel Jeddah Sebelum go to Makkah
7. Jamaah Wanita Dibimbing Langsung Pembimbing Wanita oleh Ustadzh Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd. I


UMROH HEMAT 09 Hari Tahun 2024
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi
By Scoot Air

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
Ahad, 06 Oktober 2024
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
Rabu, 14 Oktober 2024
By Pesawat Scoot Air
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Center & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @wafizscenter & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”

KABAR GEMBIRA...
Bagi Anda Yang Ingin BERANGKAT HAJI REGULER di Tahun 2025
SILAHKAN BERGABUNG....
Bimbingan Manasik Reguler
Dibimbing Langsung Oleh : Ustadz H.Nur Anwar Amin,Lc Pimpinan Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Bisa BERGABUNG Bagi Anda Yang :
- Porsi Hajinya di tahun 2025
- Porsi Haji Kabupaten & Kota Bekasi
- Porsi Haji Mandiri
- Belum terdaftar di KBIHU Manapun
- Sudah terdaftar di KBIHU namun ingin Bimbingan Manasik Haji
- Rencana mau BADAL HAJI
- Rencana Mau Ibadah Umroh

JOIN US :
> Pembimbing Profesional
> Info Haji Terupdate
> Pelayanan Nyaman & Dilayani
> Lengkap Teori, Praktik Haji & Umroh
WA : 08161191890


YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
0857-7814-1993
08161191890


UMROH AWAL MUSIM 11 Hari Tahun 2024
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi
By Pesawat Saudia Airlines (SV 827)

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
Ahad, 14 Juli 2024
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah (11 Maret 2024) 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
Rabu, 24 Juli 2024
By Pesawat Saudia Airlines (SV 816) 
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Center & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @wafizscenter & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”